Kegalauan selalu mengiringi orang-orang yang beranjak dewasa. Ditambah lagi ada yang meladeninya, bergebu-gebulah kegalauan itu. Kegalauan yang terjangkit ini adalah kegalauan cinta. Cinta yang terlalu misteri yang susah didiagnosa, cinta hakikikah atau hanya buah berkomunikasi yang berlebihan.
Meski terkadang orang-orang berusaha agar terhindar dari penyakit kegalauan tetap saja terjangkit secara perlahan-lahan hingga kadang-kadang logika sehatnyapun menyerah. Karena kegalauan merusak tubuh yang tidak sakit, membuat lesu badan yang sehat itulah kegalauan.
Efek kegalauan selain yang penulis sampaikan di atas yang tidak kalah penting adalah hilangnya fokus pada hal-hal urgen. Misalnya, seorang pelajar yang mestinya menimbah dan menekuni majlis ilmu menjadi buyar dan pudar. Seorang organisator yang mestinya bisa mengayomi dan fokus merealisasikan program-program yang telah dicanangkan menjadi tergangu dan tidak maksimal. Dan tentu masih banyak lagi efek-efek negatif dari kegalauan.
Terakhir penulis meyakini bahwa kegalauan adalah sunnah yang telah ditakdirkan. Apalagi dalam kasus, bagi seorang yang akan menghabisi masa lajangnya. Karena biasanya bukannya hanya dipinta untuk memantapkan hati, tapi karena godaan yang menganggu juga ada. Meski demikian, atas apa yang kita baca, adalah hal yang terpenting bagi kita adalah bersikap, sikap yang benar dan tepat ketika berada di posisi ini, bukan justru terlarutkan hingga berefek negatif seperti penulis tuliskan sebelumnya.
Meski terkadang orang-orang berusaha agar terhindar dari penyakit kegalauan tetap saja terjangkit secara perlahan-lahan hingga kadang-kadang logika sehatnyapun menyerah. Karena kegalauan merusak tubuh yang tidak sakit, membuat lesu badan yang sehat itulah kegalauan.
Efek kegalauan selain yang penulis sampaikan di atas yang tidak kalah penting adalah hilangnya fokus pada hal-hal urgen. Misalnya, seorang pelajar yang mestinya menimbah dan menekuni majlis ilmu menjadi buyar dan pudar. Seorang organisator yang mestinya bisa mengayomi dan fokus merealisasikan program-program yang telah dicanangkan menjadi tergangu dan tidak maksimal. Dan tentu masih banyak lagi efek-efek negatif dari kegalauan.
Terakhir penulis meyakini bahwa kegalauan adalah sunnah yang telah ditakdirkan. Apalagi dalam kasus, bagi seorang yang akan menghabisi masa lajangnya. Karena biasanya bukannya hanya dipinta untuk memantapkan hati, tapi karena godaan yang menganggu juga ada. Meski demikian, atas apa yang kita baca, adalah hal yang terpenting bagi kita adalah bersikap, sikap yang benar dan tepat ketika berada di posisi ini, bukan justru terlarutkan hingga berefek negatif seperti penulis tuliskan sebelumnya.