Negara-negara saat ini berkerja keras untuk membangun dan mensejahterakan rakyat. Segala upaya dan tenaga telah mereka lakukan. Ada yang bangga dengan capain itu, dengan keberhasilan dan ada juga yang bertahan dengan kondisi yang memprihatinkan.
Saat ini negara-negara yang ada di dunia telah banyak melakukan uji coba sistem yang tercipta oleh waktu dan analisa para ekonom. Diantaranya adalah sistem kapitalis, sosialis dan komunis. Semua sistem yang diciptakan mungkin berhasil untuk meningkatkan perekonomian negara tersebut. Bahkan mungkin negara itu berjalannya waktu menjadi negara super power dengan kekuatan ekonominya.
Dengan kekuatan yang begitu besar dari ekonominya. Disayangkan bahwa ia juga sedang mematikan negara yang belum siap untuk berperang, bersaing pada tahap ekonomi, yang pada akhirnya tersungkur dan bahkan mungkin terkubur.
Itu artinya, yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin. Karena ia bertahan hidup dengan cara mematikan orang lain. Dan tentu ini dilarang, baik secara agama maupun sosial kehidupan.
Tibalah pada 1500an yang lalu sebuah sistem yang dibangun atas prinsif keadilan yang dilihat dalam aspek agama. Bukan keadilan yang ditentukan segolongan manusia atau kelompok untuk kepentingan mereka. Sistem yang mampu membangkitkan perekonomian negara tanpa mematikan negara lain. Ia sejalan bersama dengan prinsif tolong menolong.
Sistem yang hebat ini ternyata belum diiringi dengan sumber daya manusianya, yang mengerti dan paham secara benar. Hingga hadirlah ketimpangan di sana-sini, keterpautan dan kesenjangan kemiskinanan semakin melebar. Secara logika sederhana bahwa, kebangkitan ekonomi itu ditandai dengan sirkulasi dan perputaran uang merata kesemua lini, tidak terhenti di satu individu ataupun kelompok. Sehingga terciptalah kesinambungan dan roda yang berputar yang pada akhirnya menjadi kebangkitan.
Sistem inilah yang saat ini sedang digarap dan diuji coba oleh berbagai negara. Pada waktunya akan terbukti, bahwa sistem ini lah berlaku panjang. Ia adalah sistem yang berbasiskan Islam.



