Minggu, 14 Agustus 2016

Obsesi Besar

Penulis (kiri) bersama Grnd Syakh Al-Azhar (kanan)
dan Dr. Lukman (tengah).
Cita-cita, seperti itulah kata yang sering guru-guru kita tanyakan ketika masih di Sekolah Dasar dan semacamnya. Mereka bertanya kelak bahwa cita-cita yang kita sebutkan bisa melejitkan obsesi dan kemauan, agar cita-cita yang disebutkan bisa tercapai. 

Cita-cita juga selalu kepada hal yang besar dan terkadang di luar jangkauan kemampuan kita, tetapi itulah makna dari cita-cita yang diinginkan bukan sebaliknya yang mudah digapai. 

Berbicara masalah cita-cita, penulis sendiri sewaktu kecil sangat tertarik pada dunia kemiliteran dan tak heran ketika ditanya saat itu, maka penulis menjawab bahwa ingin menjadi TNI, tapi ada daya, ternyata syarat utama saja seperti tinggi harus 165 cm tidak memenuhi. hehe.

Arus kehidupanpun ditakdirkan Allah Swt, berbeda. Tidak terencana bahwa anak desa yang sering menemani orang tuanya bertani dan berkebun bisa menginjakan kaki di gurun pasir benua Afrika, Egypt. Penulis tercatat menjadi mahasiswa Al-Azhar University, Fakultas Syariah Wal Qonun, jurusan Syariah Islamiah di Kairo. Hanya takdir Allahlah yang bisa berkata. Harapan dan kemauan keluargapun menuntut agar bisa menjadi delegasi yang sebaik-baiknya dalam menimbah dan mengambil kesempatan langkah seperti ini.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Total Tayangan Halaman